Istilah yang sering diucapkan barber, dijelaskan sederhana — supaya kamu bisa memesan model rambut dengan lebih percaya diri.
Transisi rambut dari pendek ke lebih pendek lagi (bahkan sampai ke kulit) di area sisi dan belakang kepala, tanpa garis potong yang tegas. Cocok untuk berbagai jenis rambut, dan tingkat kerapatannya bisa disesuaikan (low, mid, high).
Mirip fade, tapi transisinya lebih halus dan tidak sependek fade di bagian bawah. Taper sering terasa lebih “natural” dan cocok untuk kamu yang tidak ingin rambut terlalu pendek di sisi kepala.
Fade yang dimulai dari titik rendah, dekat telinga. Perubahannya lebih halus dan cocok untuk tampilan yang lebih kasual atau formal.
Fade yang dimulai dari titik tengah, di atas telinga. Pilihan yang seimbang antara low fade dan high fade.
Fade yang dimulai dari titik tinggi, mendekati bagian atas kepala. Memberi kontras yang lebih tegas antara bagian atas dan sisi kepala.
Fade yang dipotong sampai sangat dekat dengan kulit kepala di bagian bawah, menghasilkan kontras paling tinggi dibanding varian fade lainnya.
Bagian sisi dan belakang dipotong sangat pendek atau nyaris habis, sementara bagian atas dibiarkan lebih panjang untuk bisa distyling secara terpisah.
Potongan pendek di bagian atas dengan poni pendek yang bertekstur. Sering dipadukan dengan fade atau taper di sisi kepala.
Rambut bagian atas disisir ke belakang dengan volume tinggi di bagian depan. Biasanya membutuhkan rambut yang cukup panjang di atas dan produk styling untuk menahan bentuknya.
Mirip pompadour tapi lebih santai — rambut depan diangkat ke atas dan sedikit ke belakang tanpa volume setinggi pompadour.
Potongan sangat pendek di seluruh kepala dengan panjang yang hampir seragam, biasanya menggunakan clipper tanpa guard atau dengan guard pendek.
Mirip buzz cut, tapi bagian atas sedikit lebih panjang dibanding sisi, memberi sedikit ruang untuk styling ringan.
Variasi crop dengan potongan bertekstur (tidak rata) di bagian atas untuk menambah dimensi dan kesan alami, cocok untuk rambut wavy atau curly.
Teknik memotong menggunakan gunting, bukan clipper. Umumnya menghasilkan transisi yang lebih halus dan cocok untuk gaya yang lebih natural atau formal.
Teknik memotong menggunakan mesin cukur (clipper). Lebih presisi untuk garis yang tegas dan fade, dan biasanya lebih cepat dibanding scissor cut.